
1. Membatasi asupan kafein Anda. Kafein dapat menyebabkan dehidrasi secara cepat terhadap tubuh kita. Jika biasanya setiap pagi terbiasa mengkonsumsi kopi dalam volume yang banyak untuk membangkitkan semangat anda, cobalah biasakan berjalan-jalan pagi untuk mendapatkan semangat yang Anda butuhkan untuk mengawali hari Anda.
2. Mengkonsumsi 16 ons air di pagi hari setelah bangun tidur. Ini tidak hanya akan menghidrasi tubuh Anda, tetapi juga memberikan dorongan awal yang sangat dibutuhkan tubuh untuk hari itu. Tubuh manusia sebenarnya kehilangan air selama tidur.
3. Jangan menunggu sampai haus untuk minum air. Pada saat Anda merasa haus, Anda mungkin telah kehilangan dua cangkir atau lebih dari total komposisi cairan tubuh.
4. Sepanjang hari, mengkonsumsi satu galon air. Meskipun hal ini mungkin terdengar seperti kita harus mengkonsumsi banyak air, tetapi jika Anda mengisi botol ukuran susu dengan air dan diminum sepanjang aktivitas anda hari itu, pasti Anda akan merasakan hal itu tidak sulit. Akan tetapi perlu diingat untuk tidak mengkonsumsi lebih dari 2 galon air, karena dengan mengkonsumsi air terlalu berlebihan dapat menyiram vitamin dan mineral penting dalam tubuh yang diperlukan untuk kegiatan sehari-hari.
5. Untuk setiap jam bekerja, mengkonsumsi SETIDAKNYA 16 ons air. Hal ini akan menjaga fungsi tubuh Anda 100% dari kemampuannya. Selain itu ketika selesai olah raga sebaiknya minum setidaknya 8 ons air.
6. Konsumsi air dengan kualitas yang terbaik. Di daerah dengan kualitas air tanah kurang baik, sebaiknya mengkonsumsi air mineral dalam kemasan yang telah teruji kualitasnya.
7. Air murni, bukan minuman soda atau minuman olahraga, adalah cairan terbaik untuk menjaga agar tubuh tetap terhidrasi, terutama ketika beraktivitas di luar. Air murni diserap jauh lebih cepat daripada cairan lain dan dapat membantu untuk mendinginkan suhu tubuh Anda.
Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan di Gatorade Sports Science Institute (GSSI) di Barrington, IL, atlet secara konsisten meremehkan berapa banyak air yang mereka butuhkan untuk tetap terhidrasi. Studi ini menyimpulkan atlet tidak bisa memperkirakan berapa banyak hilangnya keringat mereka dan banyaknya konsumsi cairan selama perlombaan 10-mil. Delapan belas pelari berpengalaman berpartisipasi dalam studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan pelari meremehkan berapa banyak keringat mereka yang hilang dan akibatnya minum terlalu sedikit untuk tetap terhidrasi dengan baik. Kebanyakan pelari meremehkan kehilangan keringat mereka dengan rata-rata 46 persen dan asupan cairan mereka rata-rata 15 persen, sehingga pelari tersebut mengganti cairan yang hilang melalui keringat hanya 30 persen.
"Data ini menunjukkan bahwa bahkan pelari paling berpengalaman sekalipun tidak dapat secara akurat memperkirakan kerugian keringat mereka dan tidak bisa subyektif menilai berapa banyak cairan yang harus diminum untuk mencegah dehidrasi," kata Mary Horn, MS, co-penulis studi dan latihan ilmuwan sensorik di GSSI . "Jika atlet kawakan seperti ini kurang dapat menilai kebutuhan cairan mereka, rata-rata potensi dehidrasi untuk berolahraga bisa lebih parah, terutama selama bulan-bulan musim panas."
Pastikan untuk minum banyak cairan sepanjang minggu, dan membuat air bagian permanen dan konsisten dari hari Anda.
Semoga bermanfaat...
Sumber: http://eatinghealthyhub.com
Post a Comment